Ketahanan Pangan versus Keadilan Harga bagi Orang Papua

Opini Brongkendik Institute tentang Ketahanan Pangan dan Keadilan Harga Bagi Orang Papua. Dengan frame work ketahanan pangan, ekonomi dan perspektif dinamika pasar, tulisan ini mencoba menguraikan ketidakberdayaan dan ketidakadilan yang dialami oleh masyarakat Papua khususnya nelayan dalam aktivitas jual-beli di Pasar Tradisional. Bagi kami, Keberpihakan harus dikedepankan. Kami teringat akan kata Adam Smith, "setiap orang bekerja untuk dirinya sendiri. Nelayan dan petani membawa hasil tangkapan dan kebunnya, bukan karena ia baik hati. Tetapi ia ingin bertahan secara ekonomi."

Karl Karoluz Wagab Meak (Direktur Eksekutif) & Cornelia D. Matani (Peneliti Bidang Ekonomi & UMKM)

5/24/20261 min baca

“Orang-orang itu datang membeli ikan dan menawar tanpa harga diri. Mereka membeli banyak untuk kepentingan restoran dan kafé mereka. Namun mereka tidak pernah melihat dari dekat, bagaimana nelayan dan petani mengusahakan produk pangan lokal sampai ke pasar.”

Selanjutnya baca di: Teras.id/Suara Papua